BeritaBidang Ekonomi

JANDA PRODUKTIF, PASAR TENUN HINGGA INKUBATOR WIRAUSAHA JADI PEMBAHASAN DALAM DESK PERSIAPAN MUSRENBANG SEKTOR PENGEMBANGAN USAHA EKONOMI

Hari kedua tanggal 4 Maret 2020 Desk Persiapan Musrenbang RKPD 2021 yang di laksanakan oleh Bidang Ekonomi Bappeda Litbang Kabupaten Polewali Mandar menghadirkan seluruh Kepala Bidang dan Kasubag.Perencanaan dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Polewali Mandar, dalam Desk yang di pandu langsung oleh Kasubid.Pertanian Perikanan dan Kelautan Bidang Ekonomi Muh.Randy Yudiansyah SP.M.Si diperoleh beberapa informasi penting yang akan dijadikan sebagai materi dalam pelaksanaan musrenbang antara lain :

  1. Untuk usulan kegiatan berupa peningkatan dan pengembangan Sumber Daya Manusia pelaku usaha komoditi perikanan dan kelautan dapat dilaksanakan dengan menggunakan mekanisme sharing penganggaran antara APBDesa dan APBD II, sebagai contoh misalnya pelatihan pembuatan abon ikan air tawar dapat difasilitasi oleh dana desa dan dinas teknis menugaskan tenaga teknis sebagai instruktur yang penganggarannya melalui APBD II
  2. Usulan budi daya ikan air tawar Dinas Kelautan dan Perikanan hanya menyediakan bibit ikan dan masyarakat cukup menyediakan KOLAM dan disarankan untuk menggunakan kolam terpal
  3. Fasilitasi Kartu KUSUKA (pelaKu USaha bidang kelaUtan dan periKAnan) yang dapat dilakukan pengurusannya melalui Online dengan mendaftar pada situs https://satudata.kkp.go.id/ dan selanjutnya menunggu proses administrasi dari administrator. Untuk Via Offline, masyarakat pelaku usaha perikanan dan kelautan dapat Datang langsung ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Polewali Mandar,   Mengisi formulir permohonan penerbitan Kartu Kusuka,  Menyiapkan fotokopi KTP orang perseorangan atau penanggung jawab korporasi,  Melampirkan surat keterangan dari kepala desa/lurah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan bekerja sebagai pelaku usaha kelautan dan perikanan untuk perseorangan,  Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) untuk korporasi,  Masa berlaku Kartu Kusuka selama lima tahun dan dapat diperpanjang, dan Seluruh proses permohonan penerbitan, perubahan, perpanjangan, dan penggantian kartu Kusuka tidak dikenakan biaya.

Sedangkan Manfaat yang di dapatkan oleh masyarakat dengam kepemilikan Kartu Kusuka antara lain :

  1. Memudahkan pelaku usaha kelautan dan perikanan dalam mengakses transaksi online.
  2. Memudahkan akses pembiayaan kredit usaha rakyat (KUR) kepada pelaku usaha kelautan dan perikanan.
  3. Memudahkan dalam pengajuan asuransi nelayan.

Menurut informasi dari Kepala Bidang Perikanan Tangka DKP Kabupaten Polewali Mandar Alam Gustamin S.Sos, bahwa saat ini baru sekitar 650 Nelayan yang memiliki Kartu KUSUKA dari total sekitar 4.000 orang pelaku usaha perikanan.  Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah yang berhak untuk mendapatkan kartu KUSUKA adalah mereka yang namanya terdata dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang diterbitkan oleh Dinas Sosial dan beberapa diantara nelayan namanya tidak masuk dalam DTKS.

Selanjutnya pada sesi kedua, dilanjutkan dengan Desk Dinas Perindagkop dan UMKM yang didampingi oleh Kasubid.Perindagkop dan UMKM Namri Izzuddin SP.MP yang menghadirkan perwakilan dari masing-masing Bidang yaitu Bidang Perindustrian oleh Kepala Bidang Muh.Faizal Kato ST,MAP dan Kepala Bidang Koperasi dan UMKM Syarifuddin SE,M.Si.. Berapa hal yang berkembang dari sharing dan diskusi dengan tim Dinas Perindagkop dan UMKM antara lain :

  1. Usulan bantuan modal usaha dan peralatan untuk pengembangan usaha akan difasilitasi melalui kegiatan FGD penyaluran dana Kredit Usaha Rakyat dan akan dibangun inovasi bersama dengan perbankan khususnya BRI untuk melakukan pelayanan KUR Mobile yang langsung mengunjungi pelaku usaha dengan dampingan dan jaminan dari Dinas Teknis sebagai pendamping misalnya usulan Bantuan Modal JANDA PRODUKTIF sebanyak 20 Orang di Desa Galung Tuluk

2. Sejalan dengan kebijakan Dinas Pertanian dan Pangan dan Dinas Kelautan dan Perikanan untuk pelatihan dan pengembangan Sumber Daya Manusia melalui Sharing penganggaran Dana Desa dengan penganggaran APBD II misalnya pelatihan pembuatan kripik pisang dapat dilakukan dengan mekanisme sharing penganggaran.

Terkait usulan pembangunan pasar desa yang di usulkan desa karama, berkembang dalam diskusi bahwa pengalaman membuktikan bahwa keberadaan pasar desa cenderung tidak dapat berfungsi karena jaraknya yang berdekatan dengan pasar kecamatan (pasar besar) sehingga terkadang pasar desa yang dibangun menjadi seakan-akan HIDUP SEGAN MATIPUN ENGGAN,, setelah berdiskusi dengan tim perindag dan fasilitator P3MD Kabupaten Polewali Mandar Rosnani Marhabang S.Pt muncul inovasi untuk menggagas PASAR DESA TEMATIK di desa Karama yaktu PASAR TENUN,  hal ini juga sangat potensi dan berpeluang untuk berkembang mengingat desa KARAMA sangat identik dengan tenun sutera mandar, dan di Kabupaten POlewali Mandar belum ada pasar yang spesifik menyiapkan bahan-bahan pertenunan yang diharapkan dapat melayani sekitar 3.799 Pelaku usaha pertenunan.  Selain itu Desa Karama dan tenun sutera sudah sangat familiar bagi masyarakat mandar dimanapun berada melalui lagu …..LIPA SABBE NA TO KARAMA…….

Beberapa informasi program nasional untuk pengembangan wirausaha yang dapat difasilitasi melalui Dinas Perindagkop dan UMKM diantaranya adalah Program Pengusaha Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) melalui incubator wirausaha yang memberikan bantuan modal usaha sampai Rp. 1 Milyar.. Untuk informasi dapat mengunjungi link berikut ini : https://sii.ristekbrin.go.id

Di akhir pertemuan yang membahas setiap usulan 144 Desa dan 23 Kelurahan, menganalisa dan mengsingkronkan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Ekonomi Moh.Jumadil ST berharap pada penyusunan RKPD 2021 nantinya sudah menyasar kepada pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat mulai dari desa sejalan dengan Tema RKPD 2021 yaitu : MENINGKATKAN PERTUMBUHAN EKONOMI YANG BERKUALITAS DI DUKUNG OLEH PENGUATAN SUMBER DAYA MANUSIA, DAYA SAING USAHA DAN INFRASTRUKTUR…..!!!!!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *